Rumah / Wawasan / Berita Industri / Panduan Pemecahan Masalah dan Perawatan untuk Pompa Sekrup 15/415
Berita Industri

Panduan Pemecahan Masalah dan Perawatan untuk Pompa Sekrup 15/415

Itu pompa ulir 15/415 banyak digunakan dalam aplikasi kimia, minyak, dan industri karena kemampuannya menangani cairan kental. Meskipun dapat diandalkan, kesalahan umum seperti kejang rotor, delaminasi stator, dan kehilangan tekanan dapat terjadi. Memahami tindakan diagnostik dan perbaikan yang cepat memastikan waktu henti yang minimal dan menjaga efisiensi operasional.

XY-LK-17/415 15mm Screw perfume fine mist pump sprayer OD17.2mm

Kata Kunci Ekor Panjang yang Relevan

  • pompa ulir 15/415 maintenance guide
  • Solusi kejang rotor pompa 15/415
  • 15/415 prosedur penggantian stator
  • pompa ulir 15/415 pressure troubleshooting
  • diagnosis kesalahan pompa ulir industri

Kesalahan Umum Pompa Sekrup 15/415 dan Solusi Cepat

1. Kejang Rotor

Kejang rotor terjadi ketika pengikatan mekanis mencegah rotasi. Penyebabnya mungkin termasuk pelumasan yang tidak mencukupi, serpihan padat, atau ketidaksejajaran.

  • Diagnosa: Periksa arus motor, getaran tidak normal, atau kebisingan yang tidak biasa.
  • Solusi: Bongkar pompa, periksa jarak bebas rotor dan stator, bersihkan kotoran, dan pastikan kesejajaran yang tepat.
Sebab Dampak Tindakan Korektif
Puing-puing di dalam pompa Rotor tidak dapat berputar Bersihkan bagian dalam pompa secara menyeluruh
Ketidaksejajaran Keausan berlebihan, getaran Sejajarkan kembali rotor dan stator dengan tepat
Pelumasan tidak mencukupi Penumpukan panas, kejang Berikan pelumasan yang benar dan periksa level oli

2. Delaminasi Stator

Delaminasi stator dapat disebabkan oleh suhu tinggi, korosi kimia, atau pengoperasian yang berkepanjangan di luar batas desain.

  • Diagnosa: Periksa permukaan stator, ukur dimensinya, periksa apakah ada retakan atau pengelupasan.
  • Solusi: Ganti stator sesuai prosedur standar, pastikan kompatibilitas bahan kimia, dan pantau suhu pengoperasian.

3. Kehilangan Tekanan

Hilangnya tekanan dapat mengindikasikan kebocoran internal, keausan rotor/stator, atau kavitasi pompa.

  • Diagnosa: Ukur tekanan masuk/keluar, periksa keausan rotor-stator, periksa tanda-tanda kavitasi.
  • Solusi: Ganti komponen yang aus, sesuaikan jarak bebas rotor-stator, dan hilangkan sumber kavitasi.
Kesalahan Gejala Tindakan Perbaikan
Kebocoran internal Aliran berkurang, tekanan rendah Periksa kesesuaian rotor/stator, ganti bila perlu
Keausan rotor/stator Inkonsistensi aliran, getaran Ganti bagian yang aus, pastikan keselarasan yang tepat
Kavitasi Kebisingan, tekanan berkurang Kurangi gaya hisap, tingkatkan tekanan masuk

Tip Perawatan Pencegahan

  • Periksa secara teratur pompa ulir 15/415 maintenance guide prosedur.
  • Pantau suhu dan getaran rotor untuk deteksi dini kejang rotor.
  • Lakukan pemeriksaan stator secara berkala dan ganti bila tanda-tanda keausan muncul.
  • Pertahankan pelumasan yang benar dan pastikan cairan yang kompatibel digunakan.
  • Simpan catatan diagnosis kesalahan pompa ulir industri untuk mengidentifikasi masalah yang berulang.

Perbandingan Penyebab Kesalahan dan Solusinya

Kesalahan Type Penyebab Umum Solusi Khas
Kejang Rotor Kotoran, ketidaksejajaran, masalah pelumasan Bersihkan, sejajarkan kembali, lumasi
Delaminasi Stator Suhu tinggi, paparan bahan kimia Ganti stator, kontrol suhu dan kompatibilitas bahan kimia
Kehilangan Tekanan Kebocoran internal, wear, cavitation Ganti bagian yang aus, sesuaikan jarak bebas rotor-stator, cegah kavitasi

FAQ

1. Seberapa sering pompa ulir 15/415 harus diperiksa untuk mengetahui potensi kerusakan?

Frekuensi pemeriksaan tergantung pada kondisi pengoperasian. Untuk penggunaan industri standar, inspeksi visual dan pemeriksaan pelumasan harus dilakukan setiap minggu, sedangkan inspeksi komponen internal disarankan setiap 3–6 bulan.

2. Apakah kejang rotor dapat dicegah seluruhnya?

Meskipun tidak sepenuhnya dapat dicegah, pembersihan rutin, pelumasan yang tepat, dan memastikan tidak ada kotoran asing yang masuk ke dalam pompa sangat mengurangi risiko kerusakan rotor.

3. Berapa umur khas stator pada pompa ulir 15/415?

Dengan kondisi pengoperasian standar dan perawatan rutin, stator dapat bertahan 2–5 tahun. Umur dapat berkurang pada suhu tinggi, cairan abrasif, atau paparan bahan kimia.

4. Bagaimana cara mengidentifikasi kavitasi pada pompa?

Kavitasi dapat diidentifikasi dengan kebisingan yang tidak biasa (mirip dengan pergerakan kerikil), getaran, atau berkurangnya tekanan keluaran. Tindakan perbaikan segera harus mencakup penyesuaian kondisi hisapan atau peningkatan tekanan saluran masuk.

5. Apakah ada suku cadang yang direkomendasikan untuk disimpan untuk pemeliharaan darurat?

Ya, menjaga rotor, stator, seal, dan pelumas cadangan sangatlah penting. Menyimpan stok memastikan penggantian cepat selama waktu henti dan mencegah kerugian produksi.